Next of Kin (1982) Horror Movie Review

403281578_640

Ini film horror pertama yang saya tonton. Saya menontonnya waktu kelas 4 SD di TVRI. Setelah menontonnya, saya tidak bisa tidur. Ya iyalah, baru 10 tahun nonton film berrating restricted.

Film asal Australia ini menceritakan seorang gadis muda bernama Linda yang mewarisi sebuah panti jompo dari ibunya. Karena selama ini di kota, ia pun pulang ke kampung halamannya untuk mulai mengurusi panti jompo itu. Sesampainya di sana, beberapa penghuni panti jompo mulai berjatuhan meninggal dunia secara aneh. Linda berusaha menguak misteri kematian mereka. Ia menemukan sebuah diary milik ibunya yang menceritakan bahwa kejadian-kejadian serupa terjadi pula dua puluh tahun yang lalu.

Creepy... scene seperti ini saja dulu sudah membuat saya merinding

Creepy… scene seperti ini saja dulu sudah membuat saya merinding

Kengerian yang dibangun film ini tidaklah seperti kengerian film horror era Hollywood sekarang. Kengeriannya terbangun secara pelan. Kalau ada yang sudah menonton The Conjuring, ya seperti itulah rasanya. Yang saya ingat adalah jika settingnya malam, suasana film ini sangat gelap dan mencekam. Oh, mungkin juga karena kondisi televisi ayah saya yang hitam putih juga ya waktu itu. 🙂

Beruntung saya bisa menemukan film ini di Youtube. Saya masih bisa merasakan sensasi kengerian seperti saat saya menontonnya waktu kecil. Apa saja sensasi kengerian pada film ini?

Salah satu adegan film ini yang paling membuat saya ngeri waktu itu ini adalah ketika seorang penghuni panti jompo ingin mandi dalam sebuah bak mandi. Saat kakinya masuk ke bak mandi, ia merasakan kakinya menyentuh sesuatu yang lunak. Tentu saja bukan dasar bak mandi. Ternyata yang ia injak adalah kepala manusia penghuni panti jompo yang lain. Dulu saya mengira kepala ini adalah potongan kepala. Ternyata tidak. Ia adalah seorang penghuni panti jompo yang sudah tenggelam duluan. Jika teringat ini, saya dulu tidak bisa tidur. Kadang saya masih menganggapnya sebagai potongan kepala.

Adegan lain yang menarik adalah ketika Linda dan Barney main petak umpet di hutan. Dengan kamera yang berjalan mengarah ke punggung Linda, penonton akan mengira bahwa Barney akan mengejutkan Linda dari belakang. Eh, ternyata tidak. Itu memang hanya kamera saja.

Adegan ini membuat saya terperanjat hampir menjerit

Adegan ini membuat saya terperanjat hampir menjerit

Adegan pada waktu Linda menyusuri lorong panti jompo saat malam terasa mencekam. Lorong yang seakan memanjang terasa menghipnotis saya waktu itu –dan masih sampai sekarang. Rasa mencekam lebih parah lagi terasa ketika listrik mati, dan Linda harus menemukan switch untuk menghidupkannya. Lalu, muncullah kejutan-kejutan. Sebenarnya klise memang, namun cukup menghibur.
Secara keseluruhan, alur ketegangan yang dibangun memang klise, mengikuti pakem film horror yang sudah biasa dipakai. Tidak ada alur cerita yang rumit. Seperempat bagian terakhir film adalah klimaks yang seperti itu-itu saja.

Film ini lebih cocok disebut sebagai suspense thriller, alih-alih horror. Pengambilan adegan dari jarak sedang yang bersambung dalam suasana gelap membangun ketegangan tentang apakah yang akan terjadi, apakah yang akan mengagetkan protagonis (dan penonton). Ada yang menyebut film ini sebagai slasher. Tapi menurut saya kurang cocok. Korban berjatuhan tidak ditampakkan secara eksplisit berdarah-darah. Suspiria itu baru slasher.

Keistimewaan film ini bagi saya pribadi adalah ini adalah film horror eh suspense thriller yang pertama kali saya tonton. Begitu menakutkan saat itu bagi saya yang baru berumur 10 tahun. Sangat menghantui dalam satu dua tahun ke depan. Dan masih teringat sensasi kengeriannya sampai sekarang.

Oh ya, orang sering salah paham tentang film ini dengan mengiranya sebagai film Patrick Swayze di tahun 1989, dan sebuah film Turki rilis 1984. Jelas berbeda, yang Patrick Swayze bergenre action, yang film Turki bergenre komedi.

Judul : Next of Kin
Rilis : 1982
Sutradara: Tony Williams
Cerita: Michael Heath, Tony Williams
Pemain: Jackie Kerin, John Jarrat
Durasi: 86 menit 20 detik

Next of Kin di IMDB

Advertisements